How To Find and Replace DataBase WordPress using phpMyAdmin


You can do a find and replace for text or html code on a post or page across a whole WordPress site by using the mysql database that the site stores all its data in.

First up you need to connect to the database, if you have a cPanel/Plesk style hosting typically you will have an option to connect to the database via phpmyadmin.

Connect to your WebHost 


Connect to your WebHost

 Select your WordPress database 


If you have multiple databases and don’t know which one, check the database name in the wp-config.php file which is stored in your webroot; htdocs or public_html.

Select the wp_posts table 

Select the wp_posts table

To Search For a Text Query Only 

Select SQL Tab and add in the Search Query SQL



SELECT * FROM wp_posts WHERE (post_content LIKE '%TEXT-TO-FIND-GOES-HERE%');

Click ‘Go’



To edit the post, click on edit and do what needs to be done – if you edit the text it will be updated in your WordPress post.

To Search and Replace For a Text String

Select SQL Tab and add in the Search and Replace SQL Code




So here switch to the ‘SQL’ tab add in the code below and click on the ‘Go’ button.

UPDATE wp_posts SET post_content = REPLACE (  post_content,  'text to find here',  'text to replace here');

So with the SQL code you put your text between the single quotes for what you are finding and what you are replacing these are separated by the comma.

See the Results 



Doing it via Command Line 

This can also be easily done via the command line, you just need to start a mysql session:

mysql -u username -ppassword


use mywordpress_table;



UPDATE wp_posts SET post_content = REPLACE (  post_content,  'text to find here',  'text to replace here'); 

Cara Minify Website Wordpress Secara Manual

Minify sebuah kata yang sering disebut sebut oleh berbagai kalangan blogger, dimana minify adalah meringkaskan atau membuat sebuah konten website menjadi lebih ringan karena ukurannya akan berkurang. Atau istilah saya menghapus beberapa whitespace atau konten yang tidak diperlukan sehingga ukuran output website ke visitor akan dimuat lebih cepat. 

Baca juga : Speed Up WordPress Using WP Minify Plugin


Masih bingung..?

Berikut saya coba jelaskan bahwa sebuah website umumnya mempunyai struktur seperti dibawah ini :


<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta name=”description” content=”ini deskripsinya”/>
<style type=”text/css”>
body{}
#content {}
#footer{}
</head>
<body>
<div id=”content”>

ini konten website saya halo 

</div><div id=”footer”>
</div>
</body>
</html>


diatas adalah sebuah source code standard, akan tetapi apabila di minify maka akan menjadi:

<!DOCTYPE html><html><head><meta name=”description” content=”ini deskripsinya”/><style type=”text/css”>body{}#content {}#footer{}</head><body><div id=”content”>ini konten website saya halo</div><div id=”footer”></div></body>


Tentunya kalau whitespace yang ada tersebut dihilangkan maka secara otomatis ukuran output html dari regenerate CMS atau website akan berkurang. Dan minify tidak akan menghapus sebuah spasi, yang dihapus contohnya adalah :
- tab dan perintah Enter , dimana pada Source code command tersebut tidak akan diindahkan sebagai Script tag HTML, command tab atau enter hanya akan memberikan kesan rapi pada source code saja.

Cara Minify Website Yang Menggunakan Wordpress Secara Manual


Taruh script berikut sebelum code <!DOCTYPE html> atau paling atas sebelum kode dimulai :
    <?php
    /*Mulai minify output*/
    function outputmin($buffer)
    {
        $cari = array(
            '/>[^S ]+/s', /*strip whitespaces setelah tag, kecuali spasi*/
            '/[^S ]+</s', /*strip whitespace sebelum tag, kecuali spasi*/
            '/(s)+/s'  /* memperpendek multiple whitespace */
            );
        $timpa = array(
            '>',
            '<',
            '\1'
            );
        $buffer = preg_replace($cari, $timpa, $buffer);
     
        return $buffer;
    }
     
    ob_start("outputmin");
    ?>

Dan taruh code berikut dibagian akhir paling bawah Script sahabat.

    <?php
    ob_end_flush();
    ?>
Pada WordPress ,  caranya hanya menambahkan code pertama pada header.php code dimulau , atau taruh di bagian atas sendiri , dan kode kedua taruh di footer.php bagian paling bawah sendiri atau akhir dari script , di Theme wordPress sahabat.
Dengan catatan cara ini hanya berhasil untuk scipt yang berbasis PHP LANGUAGE, dan hanya bekerja untuk inline script saja, ..
Sedikit tips untuk sahabat Seotipsku, mungkin sahabat sering menjumpai php comment  atau comment javascript , yang antara lain menggunakan :

// ini comment

atau

/* comment */

nah saya menyarankan hindari tag comment dengan menggunakan  //  , lebih baik menggunakan tag /* isi comment */   disini adalah untuk menghindari rancunya script sahabat apabila menggunakan tag   // dan dengan menggunakan tag comment ini kalau sahabat menempatkan script yang seharusnya bekerja pada baris yang sama dibelakang / sebelah kanannya tag comment , wal hasil skrip tidak akan bekerja alais yang ada dibelakang comment akan ikut dihitung sebagai konten comment (php / javascript etc. ).
Dan apabila ada comment tag pada website sahabat ( javascript ) yang terdapat comment tag // coba ubah menjadi /* */ , atau hapus saja.

Cara Mudah Membuat Script Auto Generated Content pada WordPress

Auto Content atau lengkapnya Auto-Generated Content adalah suatu teknik membuat konten secara otomatis dari berbagai sumber, kadang memang ada yang berguna, namun sayangnya kebanyakan para pembuat situs itu hanya mengambil hasil pencarian di Google kemudian menampilkannya di situs mereka.

Karena beberapa faktor kelemahan Google dalam menyaring situs spam seperti ini, semakin lama akan semakin bertambah situs Auto Content yang akan menghiasi halaman pencarian Google. Beberapa dari mereka yang menggunakan teknik ini mengatakan kalau hasilnya cukup menakjubkan, bisa menaikkan traffic sampai luar biasa banyaknya kali lipat dalam hitungan jam sampai hari.
Tergoda dengan cara instant ini, maka banyak orang yang akhirnya ikut-ikutan memasang Auto Content tanpa tahu efek buruknya yaitu dibanned Googlesehingga situs mereka akan hilang atau tampil buruk di mesin pencari.
Pada tulisan  kali ini saya menjelaskan bagaimana cara membuat Auto Generated Content pada WordPress dengan memanfaatkan mesin pencari buatan Microsoft, yaitu Bing. Bagi yang ingin mencoba resiko ditanggung penumpang :d
Berikut caranya, :
Pertama silakan mendaftar ke Bing Developer Center untuk mendapatkan sebuah kunci API (Bing API Key), klik disini.
Buka file search.php menggunakan text editor favoritmu, letaknya ada di folder wp-content/themes/twentyten/search.php .
Letakkan script dibawah ini paling atas sebelum <?php get_header(); ?>
<?php
define('BING_API_KEY', 'LETAKAN_BING_API_KEY_DISINI');
function pete_curl_get($url, $params) {
 $post_params = array();
 foreach ($params as $key => &$val) {
  if (is_array($val)) $val = implode(',', $val);
  $post_params[] = $key.'='.urlencode($val);
 }
 $post_string = implode('&', $post_params);
 $fullurl = $url."?".$post_string;
 $ch = curl_init();
 curl_setopt($ch, CURLOPT_SSL_VERIFYPEER, FALSE);
 curl_setopt($ch, CURLOPT_SSL_VERIFYHOST, FALSE);
 curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, $fullurl);
 curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true);
 curl_setopt($ch, CURLOPT_USERAGENT, 'Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.7) Gecko/20040608'); //kamu bisa pake user agent yang lain, lihat listnya di sini www.user-agents.org
 $result = curl_exec($ch);curl_close($ch);
 return $result;
}

function perform_bing_web_search($termstring){
 $searchurl = 'http://api.bing.net/json.aspx?';
 $searchurl .= 'AppId='.'LETAKAN_BING_API_KEY_DISINI'; //ganti dengan kode api BING
 $searchurl .= '&Query='.urlencode($termstring);
 $searchurl .= '&Sources=Web';
 $searchurl .= '&Web.Count=10'; //jumlah list situs yang dihasilkan
 $searchurl .= '&Web.Offset=0';
 $searchurl .= '&Web.Options=DisableHostCollapsing+DisableQueryAlterations';
 $searchurl .= '&JsonType=raw';
 $response = pete_curl_get($searchurl, array());
 $responseobject = json_decode($response, true);if ($responseobject['SearchResponse']['Web']['Total']==0)return array();
 $allresponseresults = $responseobject['SearchResponse']['Web']['Results'];
 $result = array();
 foreach ($allresponseresults as $responseresult){
  $result[] = array('url' => $responseresult['Url'],'title' => $responseresult['Title'],'abstract' => $responseresult['Description'],);
 }
 return $result;
}
if (isset($_REQUEST['s'])) {
 $termstring = urldecode($_REQUEST['s']);
}
else {
 $termstring = '';
}
?>
Kemudian copy-paste lagi script dibawah ini pada file yang sama tepat diatas kode <?php endif; ?> .
Script ini berguna untuk menampilkan hasil pencarian yang diperoleh dari kode diatasnya yang menggunakan Api Bing.
<?php
function CleanFileNameBan($result){
 $bannedkey = array("porno","sex","memek"); //masukkan kata kunci satu persatu untuk menghindari kata-kata yang tidak diinginkan.
 $result = str_replace($bannedkey, '',$result);
 $result = trim($result);
 return $result;
}

function hilangkan_spesial_karakter($result) { //fungsi hilangkan semua spesial karakter pada Title
 $result = strip_tags($result);
 $result = preg_replace('/&.+?;/', '', $result);
 $result = preg_replace('/s+/', ' ', $result);
 $result = preg_replace('|%([a-fA-F0-9][a-fA-F0-9])|', ' ', $result);
 $result = preg_replace('|-+|', ' ', $result);
 $result = preg_replace('/&#?[a-z0-9]+;/i','',$result);
 $result = preg_replace('/[^%A-Za-z0-9 _-]/', ' ', $result);
 $result = trim($result, ' ');
 return $result;
}

function ubah_tanda($result) { //fungsi ubah spasi jadi plus pada permalink title
 $result = strtolower($result);
 $result = preg_replace('/&.+?;/', '', $result);
 $result = preg_replace('/s+/', '+', $result);
 $result = preg_replace('|%([a-fA-F0-9][a-fA-F0-9])|', '+', $result);
 $result = preg_replace('|-+|', '+', $result);
 $result = preg_replace('/&#?[a-z0-9]+;/i','',$result);
 $result = preg_replace('/[^%A-Za-z0-9 _-]/', '+', $result);
 $result = trim($result, '+');
 return $result;
}
?>

<?php $termstring = $s ?>

<?php if ($s!='') {
 $bingresults = perform_bing_web_search($termstring);
 //Kamu bisa ganti kode <h1> serta test yang ada sesuai dengan kode html dan text keinginan kamu begitu juga dengan yang lainnya
 print '<h2>Hasil Pencarian '.$s.' :</h2>';
 foreach ($bingresults as $result) {
  print '
  <div id="wrapper">
  <div id="content">

  <div>
  <div id="post-446">';
  print '<h2 ><a href="'. get_settings('home').'/search/'.ubah_tanda(CleanFileNameBan(hilangkan_spesial_karakter($result['title']))).'">'.CleanFileNameBan(hilangkan_spesial_karakter($result['title'])).'</a></h2>';
  print '<p>'.CleanFileNameBan(strip_tags($result['abstract'])).'</p>';
  print '<p style="color:#777777">'.$result['url'].'</p>';
  print '</div></div></div></div>';
 }
}
?>
Perlu diketahui, untuk menerapkan teknik ini dibutuhkan bandwidth yang besar kalau tidak ingin website anda di suspend oleh pihak penyedia web hosting :D.
Bagaimana pun juga saya tidak merekomendasikan cara curang ini, tapi pilihan ada di tangan anda :D.
Saya sendiri tidak menerapkan teknik ini (lho blognya aja gratisan, kan ga mungkin edit file search.php :D).

Cara Membuat CSS Gradient Text Cross Browser Without Background Images

Ternyata membuat gradient text itu tanpa image itu tidak susah, kalau tau caranya :d.
Berikut ini bagaimana cara membuat gradient text warna cross browser hanya menggunakan CSS without background images. Dalam hal ini pseudo class :before digunakan untuk menerapkan overlay dengan gradient opacity. Satu-satunya kelemahannya adalas h warna overlay harus sama dengan warna background yang di gunakan.
Satu-satunya kelemahannya adalah warna overlay harus sama dengan warna background yang di gunakan.
HTML

TYPOGRAPHY

TYPOGRAPHY

TYPOGRAPHY

KODE CSS
h4.gradient {
  text-align:center;
  font-family:'Arbutus', cursive; 
  font-weight: 700; /* Disesuaikan besaran hurufnya */
  font-size:100px;   
  padding:0 10px; 
  margin:0; 
  position:relative; 
  float:left;  
  width:100%;
  text-shadow: rgb(224, 224, 224) 1px 1px 0px;
}
h4.gradient:before {
  content:""; 
  position:absolute; 
  left:0; 
  top:0; 
  width:100%; 
  height:100%; 
  z-index: 2;
}
h4.satu:before{
  background: -webkit-linear-gradient(rgba(255,255,255,1) 0%, rgba(255,255,255,0.6) 53%, rgba(255,255,255,0.2) 56%, rgba(255,255,255,0.1) 60%, rgba(255,255,255,0) 100%);
  background: -o-linear-gradient(rgba(255,255,255,1) 0%, rgba(255,255,255,0.6) 53%, rgba(255,255,255,0.2) 56%, rgba(255,255,255,0.1) 60%, rgba(255,255,255,0) 100%);
  background: linear-gradient(rgba(255,255,255,1) 0%, rgba(255,255,255,0.6) 53%, rgba(255,255,255,0.2) 56%, rgba(255,255,255,0.1) 60%, rgba(255,255,255,0) 100%);
}
h4.dua:before{
  background: -webkit-linear-gradient(top, rgba(0,0,0,0.65) 0%,rgba(0,0,0,0) 100%); 
  background: -o-linear-gradient(top, rgba(0,0,0,0.65) 0%,rgba(0,0,0,0) 100%); 
  background: linear-gradient(to bottom, rgba(0,0,0,0.65) 0%,rgba(0,0,0,0) 100%); 
}
h4.tiga:before{
  background: -webkit-linear-gradient(rgba(255,255,255,1) 0%, rgba(255,255,255,0.6) 53%, rgba(255,255,255,0.2) 56%, rgba(255,255,255,0.1) 60%, rgba(255,255,255,0) 100%);
  background: -o-linear-gradient(rgba(255,255,255,1) 0%, rgba(255,255,255,0.6) 53%, rgba(255,255,255,0.2) 56%, rgba(255,255,255,0.1) 60%, rgba(255,255,255,0) 100%);
  background: linear-gradient(rgba(255,255,255,1) 0%, rgba(255,255,255,0.6) 53%, rgba(255,255,255,0.2) 56%, rgba(255,255,255,0.1) 60%, rgba(255,255,255,0) 100%);
}
h4.satu{
  background:white;
  color:black;
}
h4.dua{
  background:black;
  color:red;
}
h4.tiga{
  background:white;
  color:#132A60;
}
Sumber : zifana.com

Belajar Wordpress

Belajar Wordpress